SERA kalahkan popularitas Slank dengan jumlah 25.000.000 pencarian
OM.Sera kalahkan popularitas Slank di google ini jangan disamakan di dunia nyata, apalagi sampai membahas prestasi, jumlah pentas, atau jumlah fans. Ini hanya sekedar pencarian di mesin telusur google yang sedang trend dalam waktu tertentu yang suatu saat akan mengalami penurunan atau juga kenaikkan tergantung pengguna internet itu sendiri. Jika pengguna internet melorot dalam penelusuran terhadap hal yang berhubungan dengan grup koplo Jawa Timur ini, maka jumlahnya juga akan berkurang. Selain itu, hal tersebut juga dipengaruhi oleh jumlah web/blog yang membahasnya. Jika jumlah web/blog yang membahas semakin banyak, maka kueri penelusuran juga akan semakin meningkat, dan jika berkurang karena satu hal (misal dihapus sendiri atau dibanned) maka kueri yang tersedia juga menurun.
Slank kalah populer di pencarian atau penelusuran google dari SERA

Dari gambar hasil screenshot di atas, sangat jelas bahwa jumlah kueri penelusuran pengguna internet di google untuk OM.Sera yang juga sukses menjadi salah satu grup Dangdut  koplo yang memiliki penggemar terbanyak ini mencapai angka 25.000.000 !! untuk tanggal 4 Oktober 2013 ini, wauww...fantastis..! sementara jumlah hasil pencarian atau penelusuran Slank berada di angka 16. 700.000. Ini artinya, penelusuran yang berkaitan OM.Sera ini mengalahkan popularitas grup band legendaris Indonesia yang sangat terkenal dan juga memiliki fans terbanyak di Indonesia.

Penelusuran di google tersebut didasarkan pada sembarang waktu. Sedangkan jika didasarkan waktu pencarian sebulan terakhir  maka hasil penelusuran yang berhubungan dengan salah satu Grup Dangdut Koplo yang punya fans terbanyak di Facebook, sekitar 617.000, Slank 473 ribu (4 Oktober 2013) ini artinya juga sama, Slank masih kalah populer dibandingkan grup koplo Jawa Timur ini dalam sebulan terakhir untuk penelusuran terkait kueri yang digunakan oleh pengguna internet.

Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum, popularitas musik yang merupakan salah satu produk bangsa ini juga semakin naik seiring berjalannya waktu. Terlepas dari penilaian negatif atau segala macam kontroversinya. Hal yang membedakan dari jumlah penelusuran tersebut adalah pada kualitas halaman yang muncul ketika kueri tersebut diketikkan oleh pengguna google. Selain itu, secara ekslusif profesionalitas, grup ini juga belum ada satupun yang membahasnya di Wikipedia dan juga belum ada website (profesional) resminya.

Namun begitu, perlu sobat-sobat ketahui, meskipun OM. Sera berhasil mengalahkan popularitas jumlah penelusuran Slank di Google, bukan berarti pula populer di media lain, seperti Youtube. Dari daftar grup Dangdut koplo terbanyak ditonton di Youtube, Sera ternyata tidak masuk dalam 5 besar. Selain itu, popularitas tersebut juga jangan disamakan dengan jumlah fans kedua grup beda aliran ini di dunia nyata, seperti yang sudah saya katakan di awal opini ini.

Itulah posting yang dapat saya sajikan di blog ini. Tidak ada tendensi atau tujuan apapun dari analisa dan opini saya pribadi, dan saya sendiri juga bukan merupakan seorang fans fanatik terhadap salah satu grup Dangdut koplo yang ada. Posting itu sebenarnya hanya merupakan refleksi atas apa yang sekarang terjadi di dunia nyata, di mana Dangdut secara umum, dan Dangdut koplo secara khusus telah menjadi musik yang paling populer dan digemari oleh hampir seluruh elemen masyarakat yang kemudian berimbas di dunia maya. Hal itu terbukti dengan begitu banyak kueri atau penelusuran di beberapa mesin pencari terutama Google, yang berhubungan dengan Dangdut secara umum. Ini tentu sangat membanggakan, baik untuk Dangdut itu sendiri, penggemar, dan pastinya Seramania (fans fanatik OM.Sera).


Update 30 Maret 2014

Setelah saya cek kembali di google, ternyata baik kedua grup yang berbeda genre ini sama-sama mengalami penurunan penelusuran di google. Jumlah penelusuran untuk grup Selera Rakyat ini meningkat menjadi 25.900.000 atau menurun sekitar 1.5 juta dan  Slank lebih menurun secara drastis yaitu di kisaran 6.710.000
Author image
About the Author :

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Integer nec odio. Praesent libero. Sed cursus ante dapibus diam. Sed nisi. Nulla quis sem at nibh elementum imperdiet. Duis sagittis ipsum.

Connect with him on :

Diberdayakan oleh Blogger.